Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Kembung Laki-Laki (Rastrelliger Kanagurta) di Sekitar Pesisir Timur Perairan Biak

  • Fatmawati Marasabessy Akademi Perikanan Kamasan Biak
Keywords: Ikan kembung, hubungan panjang berat, pesisir timur perairan Biak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) di sekitar pesisir timur perairan Biak. Ikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari nelayan yang beroperasi di sekitar perairan pesisir timur pulau Biak menggunakan jenis alat tangkap mini purse seine. Pengambilan ikan contoh dimulai dari bulan Januari sampai Juni 2018 dan analisa ikan dilakukan di laboratorium Akademi Perikanan Kamasan Biak. Hasil penelitian ditemukan hubungan panjang berat memperlihatkan bahwa nilai koefisien regresi (b) R. kanagurta jantan dan betina yaitu 2,77 dan 2,96 termasuk allometrik negatif. Hal ini merupakan pertumbuhan panjang lebih dominan dibandingkan berat. Sedangkan untuk campuran ikan jantan dan betina memiliki nilai b sebesar 3,12 yaitu pertumbuhan berat lebih cepat dari pertumbuhan panjang. Faktor kondisi  R.kanagurta  berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada masing-masing jenis kelamin dapat dikatakan berfluktuasi. Faktor kondisi keseluruhan berkisar antara 0.0357–2.2812. Ikan kembung laki-laki tergolong montok.

Published
2020-04-30
How to Cite
Marasabessy, F. (2020). Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Kembung Laki-Laki (Rastrelliger Kanagurta) di Sekitar Pesisir Timur Perairan Biak. Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 2(1), 28-34. https://doi.org/10.47685/barakuda45.v2i1.56
Section
Articles