ANALISIS LOSSES JARINGAN DAN ALTERNATIF PERBAIKAN PADA PENYULANG JATIWANGI RAYON MAJALENGKA

  • Muhammad Sholeh Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon
  • Taryo M Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon
Keywords: Losses, Feeder, Susut Tenis dan Susut Non Teknis

Abstract

Listrik merupakan salah satu komoditi strategis dalam perekonomian Indonesia, karena selain digunakan secara luas oleh masyarakat terutama untuk keperluan penerangan, listrik juga merupakan salah satu sumber energi utama bagi sektor industri.

Susut energi pada jaringan merupakan masalah utama PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan banten Rayon Majalengka. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan susut adalah memperbaiki jaringan yang ada dan menekan susut non teknis akibat pencurian listrik. Energi listrik yang hilang dalam perjalanan penyaluran energi listrik baik di saluran transmisi maupun ditsribusi disebut dengan rugi-rugi atau susut enrgi teknis. Sedangkan susut energi non teknis berkaitan dengan pengukuran energi listrik di sisi pelanggan.

Besar susut teknis pada penyulang Jatiwangi adalah 195,01 kW,  sedangkan besar susut non teknisnya adalah  445, 96 kW. Susut tahunan pada Penyulang Jatiwangi adalah 3.505.541,85 kWh. Perbaikan Losses dengan cara menaikan tegangan 1 kV didapatkan arus sebesar  214,89 ampere yang sebelum nya adalah 225 Ampere. Perbaikan Losses pada jaringan SUTM Susut konduktor berkurang sebanyak 29,77 kW yang sebelumnya adalah sebesar 161,27 kW.

Published
2019-04-15
Section
Articles