TOURISM BRANDING KOMUNIKASI PEMASARAN EKONOMI KREATIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA WISATA BUDAYA PLUNTURAN KECAMATAN PULUNG KABUPATEN PONOROGO

Ekoputro, Widiyatmo; Nugroho, Mulyanto

  • Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya
Keywords: Tourism Brading, Komunikasi Pemasaran, Ekonomi Kreatif

Abstract

Masyarakat Indonesia mungkin belum familiar dengan istilah tourism branding atau branding pariwisata yang dalam perjalannya banyak melibatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia, sehingga diperlukan  definisi umum strategi komunikasi. Strategi komunikasi pada hakekatnya adalah bagaimana melakukan  perencanaan (planning), dalam penyampaian pesan (massage) melalui kombinasi berbagai unsur  komunikasi  sehingga pesan yang disampaikan mudah diterima dan dipahami serta dapat mengubah sikap atau perilaku sesuai dengan tujuan komunikasi, dan ini bisa menjadi sangat luas tergantung pada kepentingan di dalam lingkup masyarakat tertentu.

Bicara tentang komunikasi pemasaran kreatif maka ujungnya  adalah bagaimana memunculkan industri kreatif di wilayah tersebut. Industri kreatif saat ini dipandang semakin penting dalam mendukung perkembangan perekonomian Indonesia, berbagai pihak berpendapat bahwa "kreativitas manusia adalah sumber daya ekonomi utama" dan bahwa “industri abad kedua puluh satu akan tergantung pada produksi pengetahuan melalui kreativitas dan inovasi.

Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo sebagai lokasi penelitian menginginkan adanya usaha-usaha bersama dalam segala hal terutama upaya menggerakan semua potensi secara optimal agar perekonomian desanya dapat meningkat yang berharap hasilnya akan berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakatnya. Komunikasi yang dibangun di internal masyarakat desa Plunturan melalui kelompok-kelompok usaha kecil, menengah serta kelompok-kelompok pelaku dan pemerhati budaya sudah berjalan baik, sehingga kedepan nanti perlu adanya trobosan media untuk lebih memberdayakan kemampuan masyarakatnya, salah satunya memanfaatkan media sosial yang selama ini masih digandrungi oleh masyarakat kebanyakan terutama kaum milenial.

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif, dengan teknik observasi dan wawancara mendalam kepada narasumber (informan). Hasil dari penelitian ini selanjutnya dapat dikembangkan dan digunakan oleh masyarakat.

Published
2021-02-27