STRATEGI PARTISIPASI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK DI MASA PANDEMI COVID 19 DI KOTA SEMARANG

Karmanis

  • Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya
  • Karmanis Karmanis Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
Keywords: Partisipasi Politik, Pemilihan Kepala Daerah, Covid 19

Abstract

Manusia sebagai makhluk politik memiliki pemikiran politik yang menyangkut proses dan hasil dari kegiatan politik suatu sistem politik suatu pemerintahan berdasarkan pada esensi (hakikat) manusia. Pendidikan politik dapat mendorong sikap kritis dan rasional politik masyarakat. Oleh karena itu tindakan politik harus dalam kondisi sadar, yaitu kesadaran akan pentingnya akuntabilitas, transparansi dan solidaritas, secara otomatis akan melahirkan perilaku dan keputusan serta aksi politik yang jauh lebih etis. Penelitian ini fokus pada strategi partisipasi politik dalam pemilihan kepala daerah  serentak di masa pandemi covid 19 di Kota Semarang. Partisipasi politik masyarakat sangat penting untuk diteliti mengingat keberhasilan dari sebuah pemilu dapat dilihat dari tingkat pengetahuan dalam partisipasi masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif

Hasil dari penelitian ini adalah pertama, terdapat upaya dari Komisi Pemilihan Umum Daerah, Partai Politik, Media massa, dan civil society dalam meningkatkan Pendidikan Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di masa pandemi covid 19 di Kota Semarang. Kedua, Rasionalitas masyarakat memberikan pengaruh penentuan partisipasi politik dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak di masa pandemi covid 19 di Kota Semarang. Namun sosok pasangan kandidat dan visi misi juga tidak bisa diabaikan dalam pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat.

Keberhasilan Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada 9 Desember 2020 membutuhkan dukungan seluruh pihak. Sinergisitas antara Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, pemerintah, dan aparat keamanan. Para kontestan dan tim  pemenangan pun sepatutnya terus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pemilihan Kepala Daerah serentak menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2020 menjadi momentum bagi para calon kepala daerah mengampanyekan protokol kesehatan. Artinya, para kandidat harus terlibat dalam upaya peningkatan kesadaran pentingnya protokol kesehatan. Para calon harus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan kenormalan baru yakni dengan taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

 

Published
2021-02-27